DENVER oleh semester IV-B kel Ferdiana Ari A dkk pada Keluarga Binaannya

Pernah ga sih kalian memperhatikan perkembangan seorang anak atau mungkin adek kalian yang berumur di bawah 6 tahun? Pernah ga ngukur seberapa besar perkembangannya? Kelompok yakin pasti banyak yang belom pernah ya? Hayoo ngaku..

Terkadang tanpa kita sadari pertumbuhan anak kita sedang mengalami keterlambatan. Bisa dari segi motorik kasar, motorik halus, personal-sosial atau mungkin keterlambatan dalam berbicara. Mungkin semua itu tidak terlihat karena kita terlalu terlena dengan sikap si anak yang lagi unyu-unyu plus gemesin. Mungkin malah ada yang ga peduli dengan pertumbuhan dan perkembangan anaknya. Wah wah, gini nih yang bikin nantinya anak kita bisa mengalami keterlambatan dalam masa pertumbuhannya. Sedangkan kita tahu, pada masa ini lah kondisi anak sedang dalam pertumbuhan yang terbilang cepat. hati-hati lo jangan sampai nyesel nantinya anak kita ga bisa ngomong, ga bisa jalan, dan lebih seremnya lagi.. kena penyakit. Kayak autis, syndrom down, dan keadaan cacat pada anak. Pasti semua ga mau kan.. Nah makanya itu dalam postingan kali ini membahas tentang tes DENVER II. Pasti pada blom tau kan…

Apa itu DENVER II ?

DENVER II merupakan tes skrining untuk anak berumur antara 0-6 tahun. Sebenarnya Denver II adalah revisi utama standardisasi ulang dari Denver Development Screening Test (DDST) dan Revisied Denver Developmental Screening Test (DDST-R). Denver II adalah salah satu dari metode skrining terhadap kelainan perkembangan anak. Tes ini bukan tes diagnostik atau tes IQ.

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah menctatat nama si anak, menentukan tanggal lahir anak, menentukan taggal tes yang nantinya akan digunakan untuk menentukan umur si anak untuk menentukan garis umur di kertas formulir Tes DENVER II. Umur anak dapat didapat dari tanggal tes dikurangi tanggal lahir anak.

Tahun                         Bulan                         hari

Tanggal Tes                   11                             01                              12

Tanggal Lahir                  09                          07                              11

Umur Anak                      01                            06                              01

 

Setelah diketahui umur anak berapa, buat garis skala umur di formulir Tes DENVER II.

Aspek Perkembangan yang Dinilai.

Denver II memiliki 125 tugas dan dikelompokkan menjadi 4 sektor yaitu:

  1. Personal social (perilaku sosial)

Aspek ini berhubungan dengan kemampuan mandiri, bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

  1. Fine Motor Adaptive (gerakan motorik halus)

Aspek ini berhubungan dengan kemampuan anak untuk mengamati sesuatu, melakukan gerakan yang melibatkan bagian-bagian tubuh tertentu dan dilakukan otot-otot kecil, tetapi memerlukan koordinasi yang cermat.

  1. Language (bahasa)

Kemampuan untuk memeberikan respons terhadap suara, mengikuti perintah dan berbicara spontan.

  1. Gross Motor (gerakan motorik kasar)

Aspek yang berhubungan dengan pergerakan dan sikap tubuh.

Setiap tugas digambarkan dalam bentuk kotak persegi panjang horisontal yang berurutan menurut umur, dalam lembar Denver II. Pada umumnya pada waktu tes, tugas yang perlu diperiksa pada setiap kali skiring hanya berkisar antara 25-30 tugas saja, sehingga tidak memakan waktu lama hanya sekitar 15-20 menit.

Alat yang Digunakan.

  1. Pensil
  2. kertas
  3. Boneka
  4. Benang woll
  5. Balok kotak
  6. Kismis
  7. Bola, dll
  8. Dan tidak lupa lembar formulir tes denver ii yang akan digunakan nantinya.

Penilaian.

Item scoring yang digunakan untuk meniali ada 4 yaitu:

  1. “P” / Pass

Anak sukses melakukan item yang diperintahkan atau melalui laporan dari orang tua dan pendamping yang menyatakan bahwa anak bisa melakukan (karena ada beberapa item yang dapat ditanyakan kepada orang tua atau pendamping).

  1. “F” / Fail

Si anak tidak dapat melakukan item yang diperintahkan atau melalui laporan dari orang tua dan pendamping yang menyatakan bahwa anak masih blom bisa melakukan item tersebut.

  1. “NO” /No opportunity

Anak tidak memiliki kesempatan untuk melakukan item, berdasarkan alasan tertentu. Skor ini mungkin hanya bisa digunakan untuk “report item”*item yang membutuhkan laporan dari ortu / pendamping.

  1. “R” /Refussal

Anak menolak untuk melakukan item yang diperintahkan. Penolakan bisa dikurangi dengan menjelaskan ke anak apa yang harus dilakukan ketimbang menanyai si anak.

Dokumentasi kunjungan Ketujuh dari keluarga binaan Semester IVB yang dilakukan oleh kelompok yang beranggotakan :

  1. Ferdiana Ari A
  2. Galih Pandu Pambudi
  3. Yuniasari
Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*