STIKES ICSADA ADAKAN PEMERIKSAAN DAN PENGOBATAN GRATIS SERTA DONOR DARAH DI DESA BONOREJO GAYAM

Kampus Ungu – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada Bojonegoro (STIKes ICsada) mengadakan kegiatan Bakti Sosial Kesehatan. Kali ini mengambil lokasi di Balai Desa Bonorejo RT.01 RW.02 Kecamatan Gayam.

Acara yang digelar Rabu (25/07) pagi itu sedikitnya diikuti oleh 100 orang yang memeriksakan kesehatan serta 29 orang yang juga mendonorkan darah. Mereka antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan. Bakti sosial Pemeriksaaan dan Pengobatan , ini merupakan bentuk pengabdian dari civitas akademika STIKes ICsada / Kampus Ungu kepada masyarakat sekitar melalui bidang kesehatan dan pelayanan medis secara gratis.

Bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Bojonegoro dan sekitarnya, sekaligus dapat memberikan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma (gratis) serta meningkatkan kepedulian Kampus Ungu terhadap masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya.

Ka. Prodi (Keperawatan), Ns.Ferawati, M.Kep menuturkan, Kampus Ungu ingin memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Bojonegoro Khusunya salah satu di desa bonorejo – gayam. “Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat RT 1 RW 02 Desa Bonorejo Kecamatan Gayam yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial kesehatan. Semoga ke depannya kami dapat memberikan layanan yang lebih baik lagi. Hal ini merupakan bentuk kebermanfaatan Kampus Ungu kepada masyarakat sekitar,” katanya.

Adapun kegiatan tidak hanya pada pemeriksaan dan pengobatan gratis melainkan juga dirangkai dengan bakti sosial lain yaitu donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bojonegoro, dan juga para kader – kader kesehatan desa bonorejo setempat.

 

Ketua RW 02 Desa Bonorejo, Aminudin menjelaskan, seluruh masyarakat RW 02 Desa Bojonerejo berterima kasih kepada Kampus Ungu yang telah mengadakan kegiatan pemeriksaan dan pengobatan gratis. “Kami berharap kegiatan semacam ini diadakan secara rutin. Para warga RW 02 sangat antusias dalam kegiatan ini. Hal ini dapat dilihat saat pendaftaran dan menunggu nomor antrean yang berjalan tertib,” katanya.

Mbah Narto (65 th) sapaan akrab beliau menuturkan, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat terutama bagi masyarakat kurang mampu seperti dirinya. Dengan adanya pengobatan dan pemeriksaan gratis ini dapat mengakomodir segala keluhan kesehatan kami. “Saya merasa senang dengan kegiatan semacam ini, karena kami bisa melakukan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan secara gratis. Semoga ke depannya, kegiatan semacam ini selalu ada. Dan kalau bisa dilaksanakan secara rutin,” tutur perempuan yang mengalami gejala darah tinggi ini.

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*